Wisata Kota Tua Jakarta dan Tempat-Tempat Makannya

Jomblo Traveler's - Wisata Kota Tua Jakarta. Ada apa sih di Kota Tua Jakarta? Itulah yang pertama kali ada dibenak saya. Why? Begitu dikenal dan histnya menjadi perbincangan setiap akan ke Jakarta.

Saya jadi penasaran dong? Apalagi wisata kota tua Jakarta tak luput dari singgahan para wisatawan selama ke Jakarta.

Sampai-sampai saya harus mencari informasi lebih tentang wisata kota tua Jakarta ini. Dari lokasi kota tua Jakarta, alamat kota tua Jakarta, tiket masuk kota tua Jakarta, kondisi kota tua Jakarta malam hari, sampai tempat-tempat makan yang ada di sekitar kota tua.

Hmm. Satu lagi yang nggak luput saya cari. Sangking pengenya kalau ke Jakarta. Bakso Super Jumbo di Jakarta. Sampai akhirnya dapat rekomendasi 7 tempat makan bakso super jumbo di Jakarta.

Dan saya pun mencoba satu per satu. He.. Maklum penggila bakso.

Lanjut soal Kota Tua Jakarta. Berikut informasi kisah perjalanan yang bisa dilakukan dari Lampung:

Wisata Kota Tua Jakarta

wisata kota tua jakarta
Wisata Kota Tua Jakarta | Ist/Net/Kabar wisata
Untuk bisa berwisata di Kota Tua Jakarta, jika beberapa perjalanan yang paling mudah ditempuh dari Lampung, maupun Palembang, Sumatera Selatan, kendaraan yang bisa digunakan, pertama adalah Bus Damri.

Berikut informasi tentang bus damri dari Lampung ke Jakarta, Jakarta ke Lampung. Damri Lampung. Selengkapnya bisa dibaca di Info Damri Lampung, jika berangkat dari Lampung.

Turun di Stasiun Gambir atau stasiun lainnya. Nanti bisa naik kendaraan lainnya dari Jakarta, atau naik bus way atau trans Jakarta.

Alamat Kota Tua Jakarta

Untuk alamat Kota Tua Jakarta dan lokasi Kota Tua Jakarta adalah di kawasan Mangga Besar, Tamansari, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Lokasi Kota Tua Jakarta

Masuk ke dalam wilayah khusus dengan luas 1,3 kilometer persegi melintasi Jakarta Utara dan Jakarta Barat (Pinangsia, Taman Sari dan Roa Malaka).

Sejarah Kota Tua Jakarta

Untuk sejarah Kota Tua Jakarta, berdasarkan saya membacanya dari wikipedia kota tua adalah sebagai berikut:

Pada tahun 1526, Fatahillah, dikirim Kesultanan Demak, untuk menyerang pelabuhan Sunda Kelapa di kerajaan Hindu Pajajaran, kemudian dinamai Jayakarta. 

Kota dengan luas 15 ha dan ada pelabuhan tradisional Jawa. Tahun 1619, VOC menghancurkan Jayakarta di bawah komando Jan Pieterszoon Coen. 

Setahun kemudian, VOC bangun kota baru bernama Batavia untuk menghormati Batavieren, leluhur bangsa Belanda. Kota terpusat di sekitar tepi timur Sungai Ciliwung, saat ini Lapangan Fatahillah. 

Penduduk Batavia disebut "Batavianen", kemudian dikenal sebagai suku "Betawi", terdiri dari etnis kreol yang merupakan keturunan dari berbagai etnis yang menghuni Batavia.

Tahun 1635, kota meluas hingga tepi barat Sungai Ciliwung, di reruntuhan bekas Jayakarta. Kota dirancang gaya Belanda Eropa lengkap dengan benteng (Kasteel Batavia), dinding kota, dan kanal. 

Kota diatur dalam beberapa blok yang dipisahkan oleh kanal. Kota Batavia selesai dibangun tahun 1650. Batavia kemudian menjadi kantor pusat VOC di Hindia Timur. 

Kanal-kanal diisi karena munculnya wabah tropis di dalam dinding kota karena sanitasi buruk. Kota meluas ke selatan setelah epidemi tahun 1835 dan 1870 mendorong banyak orang keluar dari kota sempit itu menuju wilayah Weltevreden (sekarang daerah di sekitar Lapangan Merdeka).

Batavia kemudian menjadi pusat administratif Hindia Timur Belanda. Tahun 1942, selama pendudukan Jepang, Batavia berganti nama menjadi Jakarta dan masih berperan sebagai ibu kota Indonesia sampai sekarang.

Tahun 1972, Gubernur Jakarta, Ali Sadikin, mengeluarkan dekret yang resmi menjadikan Kota Tua sebagai situs warisan. Keputusan gubernur ini ditujukan untuk melindungi sejarah arsitektur kota — atau setidaknya bangunan yang masih tersisa di sana.

Meski dekret Gubernur dikeluarkan, Kota Tua tetap terabaikan. Banyak warga yang menyambut hangat dekret ini, tetapi tidak banyak yang dilakukan untuk melindungi warisan era kolonial Belanda

Itulah sejarah kota tua Jakarta berdasarkan penjelasan wikipedia.

Destinasi Wisata Kota Tua Jakarta

Tentu ketika banyak wisatawan yang berkunjung artinya, tempat ini menarik dan memiliki beberapa destinasi wisata.

Destinasi wisata Kota Tua Jakarta di antaranya memiliki nilai sejarah. Karena terdapat Museum Wayang di Jakarta, Kantor Pos di Kota Tua dan beberapa lainnya. 

Simak berikut destinasi yang menjelaskan tentang permukiman penting, pusat kota, dan pusat perdagangan di Asia sejak abad ke-16, Oud Batavia merupakan rumah bagi beberapa situs dan bangunan bersejarah di Jakarta:
  1. Gedung Arsip Nasional
  2. Gedung Chandranaya
  3. Vihara Jin De Yuan (Vihara Dharma Bhakti)
  4. Petak Sembilan
  5. Pecinan Glodok dan Pinangsia
  6. Gereja Sion
  7. Tugu Jam Kota Tua Jakarta
  8. Stasiun Jakarta Kota
  9. Museum Bank Mandiri
  10. Museum Bank Indonesia
  11. Standard-Chartered Bank
  12. Kota's Pub
  13. VG Pub Kota
  14. Toko Merah
  15. Cafe Batavia
  16. Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah (bekas Balai Kota Batavia)
  17. Museum Seni Rupa dan Keramik (bekas Pengadilan Batavia)
  18. Lapangan Fatahillah
  19. Replika Sumur Batavia
  20. Museum Wayang
  21. Kali Besar (Grootegracht)
  22. Hotel Former
  23. Nieuws van de Dag
  24. Gedung Dasaad Musin
  25. Jembatan Kota Intan
  26. Galangan VOC
  27. Menara Syahbandar
  28. Museum Bahari
  29. Pasar Ikan
  30. Pelabuhan Sunda Kelapa
  31. Masjid Luar Batang

Nah itu 31 destinasi wisata Kota Tua Jakarta yang bisa dinikmati ketika berkunjung. 

Kota Tua Jakarta Malam Hari

Lalu bagaimana Kota Tua Jakarta malam hari. Ini adalah salah satu tempat romantis di Jakarta di malam hari.

Ramai dikunjungi, ada banyak tempat makan yang bisa dinikmati, dan ada banyak spot foto yang bisa menjadi tempat untuk mengabadikan moment.

Tentu ketika ke tempat ini tidak terlalu bingung karena memang salah satu tempat berkumpul di Jakarta.

wisata kota tua jakarta
Wisata Kota Tua Jakarta | Ist/Net/Liputan6

Tiket Masuk Kota Tua Jakarta

Sementara untuk harga tiket masuk kota tua Jakarta sendiri waktu itu di Rp2.500/ orang, parkir mobil Rp4.000. Mungkin ada kenaikan tapi tidak akan teramat mahal. Harga tiket di Kota Tua bersahabat.

Nah, di tempat ini moment romantis bisa diabadikan. Semoga saja begitu, dan membahagiakan. Oh iya, masih ada banyak artikel Jomblo Travelers lainnya loh. Cek beberapa di antaranya berikut ini:

Baca: WOW di Lampung Banana Foster Ada Pusat Oleh-Oleh Lampung

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Wisata Kota Tua Jakarta dan Tempat-Tempat Makannya"

Post a Comment