Yuk Hijrah? Jomblo Sampai Halal

Yuk Hijrah? Jomblo Sampai Halal
jomblo sampai halal
Jomblo Traveler’s – Apakah cinta itu hanya sebatang cokelat, atau hanya setangkai mawar, atau bahkan hanya dalam bentuk janji? Sejenak coba kita renungkan, apa itu jatuh cinta?
Orang-orang yang jatuh cinta lalu terlahap dan habis dihadapan nafsu, maka itulah cinta yang menyerupa sebatang cokelat. Jika ia yang jatuh cinta, mahkota keindahan mudah dipetik, maka itulah cinta yang menyerupa mawar. Dan jika ia yang jatuh cinta, terlalu banyak yang disampaikan tanpa ada satupun yang ditepati, maka itulah cinta yang menyerupa janji. Lalu, untuk apa jatuh cinta terburu-buru dalam kemasan pacaran? Jika pada akhirnya tidak dihalalkan.
Nah, kali kini kita akan bahas tentang Hijrah? Jomblo Sampai Halal. Yuk Hijrah?
Kenapa Jomblo?
Kenapa Hijrah?
Kenapa Halal?
Kita bahas satu-satu ya. Di mulai dari Jomblo? Apa yang kamu maksudkan dari kata Jomblo? Apakah orang yang selalu kesepian, atau orang yang bernasib sangat sial, atau kondisi yang sangat memperihatikan karena tidak ada yang memperhartikan.
Jangan takut jadi Jomblo? Asal diam-diam seorang jomblo mampu menghalalkan dan dihalalkan. Dari pada pacaran nggak halal-halal. Jomblo itu keadaan. Keadaan di mana kita yakin sendiri itu bahagia. Keadaan di mana kita yakin sendiri itu berusaha lebih baik. Keadaan di mana kita yakin sendiri itu mengkoreksi, mengulas kesalahan, dan berusaha mempersiapkan diri untuk meningkatkan derajat kehidupan dengan pernikahan dan bukan dengan pacaran.
Jomblo itu adalah rasa cinta yang harus dipersiapkan, sesiap mungkin, dan mencari pasangan sebaik mungkin, dan pada saatnya tiba, kita dihadapkan dengan seseorang untuk mengakhiri status jomblo dengan pernikahan.
Maka, ketika saat ini Anda (Perempuan) sedang pacaran? Putuskan! Lalu, minta untuk dinikahi. Dan jika Anda (Laki-Laki) saat ini sedang pacaran? Putuskan! Lalu, datangi ke dua orang tuanya, putuskan untuk menikahi anaknya. Segeralah halal.
Apa yang Anda tunggu? Pekerjaan, kekayaan, rumah, mobil, atau sekedar uang pesta perayaan pernikahan?
Aturan Islam itu Sederhana?
Bila cinta datangi walinya dan menikahilah. Bila belum siap, persiapkan diri dahulu dalam diam. Lalu, bagaimana soal pekerjaan, kekayaan, rumah, mobil dan atau sekedar uang pesta perayaan pernikahan?
Seribet itukah di dalam pikiran kita? Singkirkan sejenak prasangka-prasangka tersebut. Namun, mencoba teguhkan diri, bahwa menikah adalah lapangan rezeki. Maka menikahlah, semoga dilapangkan rezekinya. Maka menikahlah, semoga dimudahkan kehidupanmu.
Karena menikah tak serumit pikiranmu yang harus memiliki pekerjaan, kekayaan melimpah, rumah mewah, mobil banyak, atau uang pesta perayaan pernikahan di gedung megah. Menikah adalah paket cinta dan tanggungjawab. Ketika sudah menikah maka sudah ada tanggungjawab yang harus dipikirkan bersama. Termasuk di dalamnya adalah semangat bekerja, semangat berbagi, dan semangat merasa.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Yuk Hijrah? Jomblo Sampai Halal"

Post a Comment