Mau Menikah Gratis? Ikuti Syarat Nikah Gratis Ini


Syarat Nikah Gratis 2018 – Ini adalah kabar baik di tahun 2018 bagi kalian yang ingin menyudahi kesendirian dengan status pernikahan. Nih Jomblo Traveler’s sebagai Presiden Jomblo akan informasikan yang bisa memudahkan pernikahan kamu dengan sang kekasih atau sang calon mempelai untuk bisa nikah gratis. Jadi nggak pusing-pusing memikirkan biaya toh?
syarat nikah gratis
Cek ya...
Seperti kita ketahui, selama ini untuk menikah tentunya membutuhkan pengeluarkan yang tidak sedikit. Bahkan, calon mempelai harus mempersiapkan banyak biaya. Uh, dari biaya mahar, kebutuhan pesta pernikahan, hingga membayar penghulu, semua itu harus dipersiapkan.
Nah, kamu tahu nggak sih? Kamu tuh bisa menikah kok gratis alias nggak perlu merogoh kocek lagi untuk biaya menikahnya. Gimana caranya agar bisa ikut nikah gratis? Yaelah nggak usah nunggu nikah masal kali. Kamu cukup bawa calon mempelai dan para saksi ke Kantor Urusan Agama (KUA), dan nikah di KUA itu gratis.
Aturan Nikah Gratis di KUA? Masih nggak percaya nikah di KUA itu gratis. Nih coba cari deh, Peraturan Pemerintah No 48 tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2004 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Departemen Agama. Di situ menyatakan, bahwasanya nikah di Kua itu gratis.
Jadi yang harus digarisbawahi adalah, menikah gratis bisa dilakukan “jika” akad nikahnya dilakukan di Kantor KUA yang ada di kecamatan setempat, baik tempatmu maupun tempat calon mempelai. Jadi biaya nikah di KUA adalah 0 rupiah.
Dan pastinya, harus sesuai dengan jam kerja KUA ya. Karena kalau di luar kantor Kua dan di luar jam kerja KUA, maka biaya nikah di luar KUA yang harus dikeluarkan adalah Rp 600 ribu rupiah. Hmm, lumayan besar kan ya?
Langkah yang harus dipersiapkan untuk menikah
1. Tentukan lokasi akad nikah terlebih dahulu. Apakah akan dilaksanakan di domisili atau calon pasangan. Hal ini berkaitan dengan surat-surat atau dokumen yang harus disiapkan. Jika lokasi akad nikah yang kamu tentukan berbeda dengan KTP domisili, maka kamu harus mengurus surat rekomendasi dulu dari KUA yang sesuai dengan alamat di KTP.
2. Setelah lokasi akad ditentukan, siapkan surat-surat dan dokumen sebagai syarat pencatatan pernikahan. Dalam hal ini adalah mempersiapkan berkas pernikahan : Berikut surat-surat maupun dokumen nikah yang perlu kamu persiapkan:
·         Surat pengantar dari ketua RT.
·         Surat pernyataan belum menikah dengan materai 6000 yang diketahui ketua RT dan RW serta lurah setempat.
·         Surat keterangan untuk nikah model N1, N2, dan N4 yang bisa didapat dari kelurahan.
·         Surat izin orang tua bagi yang belum berumur 21 tahun.
·         Surat cerai dari Pengadilan Agama buat yang sudah pernah menikah lalu bercerai.
·         Surat kematian dari kelurahan kalau sudah pernah nikah lalu pasangannya meninggal.
·         Surat dispensasi poligami dari Pengadilan Agama jika calon pengantin pria sudah beristri.
·         Surat rekomendasi nikah dari KUA domisili kalau tempat tinggalnya sesuai KTP nggak berada di wilayah kerja KUA yang akan dipakai buat nikah.
·         Surat izin dari atasan/komandan buat anggota TNI/Polri dan sipil TNI/Polri.
·         Fotokopi KTP dan kartu keluarga pasangan dan orangtua/wali.
·         Pas foto 2 x 3 sendiri-sendiri lima lembar. Kalau anggota TNI, harus dengan pakaian dinas.
·         Pas foto berwarna calon pengantin duduk berdampingan 4 x 6 enam lembar.
·         Akta kelahiran
·         Fotokopi KTP saksi nikah
Note : Untuk persyaratan menikah dengan WNA, maka akan ada tambahan surat dan dokumen lain yang diperlukan, ya!
3. Perhatikan alur tata cara menikah di KUA yang sudah ditentukan pemerintah
·         Saat akan menikah di KUA, ada beberapa alur yang telah diatur oleh Kementerian Agama. Perhatikan dan ikuti dengan baik, ya!
·         Mendatangi ketua RT untuk mengurus surat pengantar ke kelurahan.
·         Mendatangi kelurahan untuk mengurus surat pengantar nikah ke KUA.
·         Jika pernikahan kurang dari 10 hari kerja dari waktu pendaftaran, harus minta dispensasi dari kecamatan.
·         Membayar biaya akad nikah kalau lokasinya di luar KUA, jika kamu memutuskan untuk melaksanakan akad di kantor KUA pada hari kerja, maka biayanya adalah gratis.
·         Menyerahkan bukti pembayaran ke KUA.
·         Mendatangi KUA tempat akad nikah untuk melakukan pemeriksaan surat-surat dan data calon pengantin serta wali nikah.
·         Melaksanakan akad nikah sesuai dengan tempat dan waktu yang telah disetujui.
4. Setelah mendapatkan buku nikah, jangan lupa cek keasliannya!
Setelah akad nikah selesai dilakukan di KUA, maka kamu akan mendapat buku nikah. Catatan penting, buku nikah ini harus kamu cek untuk memastikan keasliannya. Pasalnya, sudah pernah ditemukan kasus pemalsuan buku nikah. Begini ciri-ciri buku nikah palsu yang perlu kamu waspadai:
·         Potongan buku dan lambang garuda nggak simetris
·         Kertas lebih tipis dan kelihatan murahan
·         Hologram terlalu mengilap
·         Di setiap lembar nggak ada gambar garuda kalau dilihat pakai sinar ultraviolet
Nah bro and sist. Gimana? Sudah jelaskan. Dan setelah mengetahui beberapa persyaratan nikah gratis 2018 dengan langkah maupun tata cara di atas, jadi kamu nggak perlu pusing atau ragu lagi untuk melakukan proses pernikahan di KUA.
Jomblo Traveler’s telah menuliskan dengan sederhana dan simpel berdasarkan pengalaman orang-orang. Jadi biaya pernikahanmu dan calon mempelai bisa hemat dengan menikah di Kua.
Oh iya. Jangan lupa booking tempat ya. Daftarkan untuk nikah di KUA. Ayo serbu KUA.. Semoga artikel ini bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mau Menikah Gratis? Ikuti Syarat Nikah Gratis Ini"

Post a Comment