Menjadi Jomblo Tawakal yang Disayang Allah

Jomblotravelers.com - Pada suatu kesempatan saya mendapatkan pertanyaan dari seorang teman, kira-kira bunyinya seperti ini,
“bro, bagaimana cara menjadi seorang jomblo tawakal?”
“biar apa bro?” Seolah saya menambahkan pertanyaan yang belum tuntas disampaikan kawan saya tersebut.
“Biar di sayang Allah,” jawabnya lagi.
Menjadi jomblo tawakal agar disayang Allah, saya pun berpikir, diskusi kali ini berbobot. Di antara kebanyakan orang itu mencari cara agar tidak jomblo lagi. Tapi dia (kawan mantan playboy) justru mencari informasi dan cara agar tawakal menjalani hari-hari sebagai Allah.
Selama ini yang saya ketahui adalah, status jomblo merupakan status yang dianggap remeh dikalangan masyarakat. Jomblo selalu dikaitkan dengan nasib seseorang yang ngenes, suka galau, dan kemana-mana sendirian.
Padahal, orang yang jomblo itu memiliki kebebasan yang luar biasa dari pada yang pacaran. Mereka yang pacaran belum tentu tidak galau, jutsru dan bisa jadi malah lebih galau dari pada yang jomblo. Jadi sebenarnya, jomblo ataupun tidaknya adalah sebuah pilihan. Ada yang memilih jomblo karena pilihan hidup yang tidak mau tersesat maksiat karena pacaran. Ada juga yang mengalibikan pacaran itu jalan menuju pernikahan di era zaman now. Silakan dinilai sendiri, gimana baiknya?
Oke, kembali kepada bagaimana cara menjadi jomblo tawakal yang disayang Allah?

Pertama,

pada intinya kita yakin, bahwa biar jomblo asal selamat.
Jomblo itu tidak semuram kelihatannya. Menjadi jomblo itu tidak kalah menyenangkan. Asal sebagai jomblo tetap positif dan tawakal dan teguh pada pendirian kenapa harus menjadi seorang jomblo. Saya ada sebuah kisah untuk para jomblo, silakan klik di Menjadi Jomblo Keren, Teladan Umat.

Carilah aktifitas positif agar tidak terus-terusan bawa perasaan. Sibukan diri, insya allah pikiran akan selalu dibuat tenang.

Kedua,

Dekati Allah, bersimpuh dan bersujudlah kepadaNya. Pasrahkan, relakan, dan ikhlaskan segalanya.

Wahai jomblo, ini cara terbaik yang bisa kita lakukan. Lakukan semampu kita. pasrahkan kepadaNya. Jika kita siap, setidaknya kita bisa langsung menikahi seseorang itu. Tapi menikah dan sah secara agama, bukan mengajaknya pacaran. Sebagai jomblo, gantungkan niat suci dengan mengutamakan Allah. Allah pun akan melihat kesungguhan hati seseorang jomblo. Semoga mendapatkan jodoh yang terbaik.

Ketiga,

BERSABARLAH JOMBLO......

Sewaktu lagi di luar kota, saya sempat ditelpon mantan pacar yang mau menikah. Dan saya ditanya....

“Kapan kamu mau berhenti main-main?” Kata dia.

“Insha allah saya akan menyusul kamu. Sebentar lagi, proses semuanya sedang diupayakan. Tunggu saja?” Jawab saya sederhana.

Lalu dia kembali bertanya, “sudah dapat calonnya?”

“Belum, doakan saja, semoga yang selama ini hadir dalam ingatan dan memperhatikan kesibukan saya adalah orangnya,” jawab saya, seolah ia menangkap bahwa ada hati seseorang yang saya jaga, meski tanpa ikatan.

Saya dan mantan saya sama-sama jomblo sejak tiga tahun yang lalu. setelah memutuskan berpisah. Beberapa waktu lalu, saya melihat ada kegalauan dari dirinya. Ciri-cirinya ada pada tautan ini 5 Tanda Perempuan Sudah Ingin Nikah

Tapi beberapa waktu terakhir semuanya berubah. Ia pun menemukan seseorang yang mengajaknya lebih serius.

Kata dia, dia diminta untuk pacaran sama seseorang yang kini menjadi calon suaminya. Tapi dia menolak. Saat ini bukan lagi waktunya untuk berpacaran, katanya. Kalaupun serius maka datanglah ke rumah. Demikian singkat cerita yang ia sampaikan. Hingga pada akhirnya, sebulan kenal dari beberapa minggu seseorang itu mengajak pacaran, ia pun datang kerumah sang mantan, dengan keluarga besarnya, dan melamarnya.

Ternyata perkara jodoh itu sederhana. Sesederhana itu pertemuannya. Tak ada yang menduga. Tak ada yang tahu. Sedangkan saya dan mantan saya hampir 4 tahun pacaran tidak berujung pelaminan.

Artinya, lebih indah menjadi jomblo, tidak ada keributan, sama semua orang rukun dan tentram tanpa perdebatan, dan tahu-tahu secara tiba-tiba menikah. Wah... alhamdulillah, sekarang saya tinggal menunggu kabar undangannya saja.

Jadi, lebih baik sabar dengan status jomblo kan, tiba-tiba dilamar dan tiba-tiba melamar.

 

Dalam tulisan di atas, kita bisa pelajari beberapa hal sebagai Jomblo yang terus mencoba tawakal:

1.    Lakukan hal-hal yang bisa membawa kepada manfaat dan membuahkan kesabaran.

2.    Pelajari ilmu agama dengan baik sesuai anjuran Sunnah Rasul dan Al-Qur’an.

3.    Renungi diri dan amalannya.

4.    Bersungguh-sungguh dalam beramal saleh demi mengharapkan keridhaan Allah.

5.    Selalu sabar dalam status kejombloan.

6.    Belajar dari masa lalu dan orang lain, lihat mereka yang nungguin jodoh tapi belum datang juga, lihat juga yang tidak nungguin malah cepat berjodoh.

Semoga tulisan ini bermanfaat, dan kita adalah orang-orang yang sabar menanti jodoh itu datang. Aamiin..

Baca artikel lainnya di www.jomblotravelers.com
Previous
Next Post »