Traveling ke Jepang, Oh Indahnya....

www.jomblotravelers.com
Traveling ke Jepang – Beberapa hari terakhir, Jepang kembali menjadi bahan obrolan di sebuah grup whatsapp. Mendiskusikan bagaimana indahnya Jepang, tempat wisata, kuliner dan tokoh-tokoh yang punya daya tarik untuk menjadi teman selfie ataupun foto landscape, potret atau jenis apapun foto yang memberikan kesan etnik dan indah.
Sebelum nimbrung ke sebuah obrolan saya langsung searching, mencari informasi paket wisata ke Jepang. Harapannya, bisa memberikan informasi yang baik, tidak hanya sekedar obrolan.
Ketika sudah tahu paket wisata murah ke Jepang. Saya pun bisa bergabung obrolan. Menjabarkan biaya liburan ke Jepang selama seminggu. Beberapa pilihan pun saya sampaikan, dari perjalanan ke Jepang Backpacker (Tips aman perempuan backpacker sendiriandengan menggunakan paketwisata Jepang Backpacker sampai pada paket tour di Jepang selama 5 hari 4 malam.
Intinya, gimana supaya ke Jepang, saya dan teman-teman mendapatkan paket liburan murah ke Jepang. Ketika sudah berhasil menghitung-hitung. Saya pun langsung balas obrolan grup dengan menyatakan, bahwa saya memutuskan untuk berangkat ke Jepang. Ini juga menjadi ide traveling saya paling gila. (Baca selengkapnya : 5 Ide Gila Traveling Untuk Para Jomblo)
Ada yang tanya, Ngapain ke Jepang?
Saya jawab, honeymoon.
Terus, ada lagi yang komentar, ah nggak mungkin, lu kan nggak punya uang banyak. Mahal banget bro..
Iya, Jepang itu mahal bro. Makan mahal, transportasi mahal. Naik taxi ke mana-mana jarak deket aja berjuta-juta loh.
Wah, gagal honeymoon dong saya, kalau begini.
Saya pun merinci. Misalkan di Jepang, mata uangnya, JPY 1 = IDR 110,00. Dan ada yang menyebutkan bahwa ke Jepang dengan tour lebih murah dari pada jalan sendiri.
Ini beberapa hal yang dipersiapkan untuk ke Jepang :
1.    Visa
Tentu dong, visa dibutuhkan, kalau nggak diusir. Jika kamu punya e-passport, tidak perlu khawatir, Jepang telah memberlakukan bebas visa. Tapi ada syaratnya, syaratnya mengisi form di website Japan Embassy. Lakukan pengisian lalu print. Setelah itu kirim ke kedutaan Jepang (katanya sehari bisa jadi + berupa cap).

Disini tidak perlu membayar apapun dengan masa berlaku hingga 3 tahun. Kalau ada passport biasa, kita harus ajukan permohonan visa. Lalu, melengkapi dokumen yang dibutuhkan : seperti tadi isi form di website japan embassy, setelah diisi online baru diisi dan diprint. Sertakan pas foto ukuran 4,5 x 4,5 cm 2 lembar, fotokopi KK jangan lupa kalau biaya masih dijamin orangtua, KTP, bukti booking tiket. Selanjutnya, antri dan drop di kedutaan yang tidak  bisa diwakilkan. Tunggu 3 hari dan visa sudah dapat diambil. Biaya sebesar IDR 320.000 dibayar ketika visa diambil, saat 1 April 2015 harganya naik jadi IDR 330.000. Bisa jadi sekarang tambah lagi dan terus berubah. Visa berlaku hanya 3 bulan dengan masa tinggal 15 hari per masuk.

2.    Tiket Pesawat
Tentunya, ke Jepang mau naik sepedah dari Indonesia nggak bisa bro. Harus naik pesawat dulu.

3.    Memastikan akan menggunakan apa di Jepang
Tokyo, Osaka, Kyoto, Nara, dan Hiroshima. Tokyo-Osaka itu harganya sekitar IDR 1.200.000 apabila dikurs, sekali jalan, 1 orang! Osaka-Kyoto atau Kyoto-Nara pun harganya sekitar IDR 500.000-600.000 belum termasuk subwaynya. Kyoto-Hiroshima bertarif kurang lebih IDR 1.000.000 sekali jalan, sedangkan Hiroshima-Tokyo bertarif IDR 1.200.000 sekali jalan. Informasi-informasi seperti ini harus dicatat biar nggak miskin dadakan dalam perjalanan.

4.    Pastikan Kuota terisi dan full service
Apalagi kalau bukan belajar dari mbah google selama perjalanan. Internet harus tetap hidup untuk bisa mengakses segala tempat dan bahasa dengan keterbatasan bahasa dan pengetahuan kita.

5.    Hotel
Penginapan juga harus dipikirkan. Akhirnya, saya harus berpikir. Ternyata kisaran harga hotel di sana hampir sama dengan kota besar di Indonesia. Semalam bisa mencapai 1-2 juta. Ada sebagian tempat harganya Rp500 ribu. Itu perlu kita pikirkan.

Saya pada akhirnya pun berangkat. Menikmati beberapa tempat di Jepang. Tapi tak lama. Ketika saya terbangun, ternyata saya masih di kamar saya, saya masih bermimpi ke Jepang. Karena mimpi itu, saya memutuskan untuk merangkum beberapa informasi tentang keberangkatan dari Indonesia ke Jepang. Semoga kita bermimpi yang sama. Dan bisa mewujudkan impian ke Jepang.
Previous
Next Post »