Serunya Berwisata Ke Pulau Tegal



Hay JOMBLO, kalian bingung mau liburan ke mana. Butuh informasi tentang liburan yang seru di mana? Butuh tempat liburan yang menyenangkan? butuh ini dan itu? Biar nggak jauh-jauh nyebrangnya? Tapi bisa lihat yang kece-kece? Bisa selfie-selfie?

Nih, ada rekomendasi pulau yang patut kalian kunjungi, namanya Pulau Tegal.
JAUH AMAT MIN, mau ke PULAU harus ke TEGAL dulu di JAWA sana...

Hem.. sebagai jomblo, mimin juga mikir kali, jalannya jauh banget ke Jawa sendirian. Pulau Tegal yang ini itu terletak di Desa Gebang, Pesawaran, Lampung. Kurang lebih yang menetap di pulau ini ada sekitar 150 kepala keluarga. Untuk masuknya itu melalui pantai sari ringgung. Nah, nyeberang dengan perahu dari sari ringgung untuk mencapai lokasi pulau tersebut Cuma butuh waktu 15-25 menit. Relatif singkatkan. Ombaknya tenang kok. Dan banyak jenis biota laut yang bakal kamu temui di sini, eits tidak hanya biota laut juga, biota hutan bisa kamu kunjungi kalau tidak takut hi hi.. karena masih banyak kawasan hutan. Jadi, kalau anjing, monyet, babi, dan biawak itu masih bisa kita lihat.
          Tapi saya belum sempat melihatnya kok. Saya Cuma liburan dipinggir pantainya aja yang putih, lembut, dan air yang jernih. Wah, wah. Pokoknya seru banget, kalian harus coba.
          Di Pulau Tegal ada beberapa spot lokasi loh: nih, saya kasih tahu ya....
1.     Labuhan Agung: ini adalah perkampungan di Pulau Tegal. Di lokasi ini, kalian bisa mampir ke rumah belajar anak Pulau Tegal. Kamu akan lihat betapa senyum mereka begitu ikhlas menyapa kedatangan kalian. Ini bukan sekolahan, hanya tempat anak-anak belajar membaca dan menulis. Karena di lokasi ini belum ada sekolahan. Jadi anak-anak di sini lulusan SD itu sudah yang paling tinggi. Karena, pemerintah belum memberikan perhatiannya ke masyarakat pulau ini. Baru relawan-relawan yang sedang mengupayakan agar mereka juga tersentuh pendidikan yang layak.
a.    Nah, kalian tahukan pendidikan yang layak itu seperti apa: harus punya guru, ada administrasi yang terjadi, punya ruangan, dan punya murid. Setidaknya, yang saya ketahui itu. Nah, kalian tahu nggak di pulau ini hanya ada seorang bapak, namanya Pak Basri, ia lulusan SD, dan dialah yang mengajarkan anak membaca dan menulis.
b.    Tapi sekarang, setiap minggunya, insha allah ada relawan dari darat ke pulau ini untuk memberikan materi belajar juga loh. Wah, semoga dilindungi Allah ya para relawan, dan berkah ilmu yang diberikan. Semoga terus bisa berjuang.
c.    Nah, jadi, anak-anak di sana itu bilangnya sekolah kelas 1 dan 2 saja. Padahal kelas itu dibagi dua kategori. Kategori anak-anak yang layak duduk di kelas 1, 2, dan 3. Lalu, kelas 4, 5, dan 6. Jadi mereka belum paham selain kelas 1 dan 2. Dan mereka tahunya mereka itu sekolah, padahal belum. Meski baju sekolah sudah masuk di pulau ini, itu juga pemberian relawanya, bukan pemerintah yang katanya yang gembar-gembor wajib sekolah 9 tahun. Bagi mereka (anak-anak Pulau Tegal), itu masih mimpi. Semoga pemimpin negeri ini diberi hidayah ya, supaya bisa memberikan solusi berjamaah yang kongkrit, bukan jadi oknum yang jahat yang memikirkan korupsi berjamaah yang sip.
2.    Selepas anak-anak pulau yang menjadi wisata sosial dan edukasi, di lokasi tersebut juga berencana akan dibangun rumah baca. Jadi, lokasi tersebut akan dibentuk sebagai lokasi wisata literasinya. Wah, ini juga karena relawan loh. Tapi, alhamdulillah ada salah satu pemerintahan yang bisa membantu kami para relawan, yakni, bantuan buku. Terimakasih Perpustakaan Provinsi Lampung dan Pusat. Semoga, dinas yang lain tergerak ya, jadi revolusi mental sampai ke anak-anak pulau, nggak hanya yang di kota saja, tapi besar di berita, minim kontribusinya, he... hee... maaf ya yang tersinggung.
3.    Eits, selain wisata literasi yang disajikan, di lokasi ini, kalian akan melihat anak-anak yang juga pembuat kapal loh. Nah, kalian mau tahu nggak cara buat kapal itu gimana? Bisa kok tanya-tanya ke anak-anak di sana.
4.    Selain itu, pasirnya lembut loh sahabat. Asli air lautnya biru, pasir yang lembut masih banyak mangrove, wah indah banget deh. Kalau nggak percaya dateng geh.
5.    Selain, ke di Labuhan Agung, kita bisa minta antarkan keliling pulau loh. Melihat, batu putih, batu payung, teluk pengantin, dan bajo.
a.    Batu putih dan batu payung
Di sini, kita tidak bisa bersandar. Karangnya besar-besar. Tapi di sini kita bisa melihat bagaimana putihnya batu, dan batu yang menyerupai payung, seperti tempat pertapaan. Eits, di sini ada ikan-ikan hias yang lucu-lucu loh, bahkan ada ubur-ubur yang transparan besar itu. di sini juga kalian akan melihat biawak main di karang. Wah, seandainya ubur-ubur dan biawak bisa saling mencintai, anaknya jadi apa ya? heehhehehe... itu khayalan saya.
b.    Teluk Pengantin
Widih, teluk pengantin ini apa ya? di lokasi ini kita bisa mendarat kok. Yakin, nggak nyesel deh. Viewnya bagus-bagus.
Di teluk pengantin ini tidak hanya menyediakan lokasi yang indah loh. Tapi juga ada cerita yang sudah melegenda di pulau ini, cerita turun menurun tentang sebuah naman: Kenapa Teluk Pengantin. Jadi begini, berdasarkan informasi yang saya peroleh: Informasinya, ada sepasang suami istri yang baru menikah (baru jadi manten) yang bulan madu di lokasi tersebut. Sedang mencari ikan. Namun tergulung ombak. Nah, maka itu ikan yang didapat itu dinamakan ikan bulan-bulan sampai saat ini. Sedangkan karena sepasang pengantin itu mati karena ombak dan terdampar di pulau, akhirnya di makamkan di pulau tersebut juga. Selain itu, ada karang juga didalam air yang menyerupai sepasang pengantin nggak jauh dari wilayah pesisirnya. Nah, kalau kalian sampai di lokasi, dari laut kalian juga akan melihat bukit yang berbentuk love. Jadi, cerita satu ke satuan. Jadilah Teluk Pengantin. Tapi keren kok bagus.
c.    Bajo
Nah, di sini, kami merasa bahwa ada labuan bajo, Lombok di Lampung. Bagaimana tidak pertama kali turun, langsung mata kita ke padang ilalang yang luas. Berlukis bukit-bukit dan birunya langit. Hijauanya melengkapi indahnya biru laut, dan pasir putih yang lembut. Di sini banyak lokasi foto. Pastinya secara natural dan alami, tanpa buatan manusia, kecuali ayunan yang terbuat dari tambang ya.
Wah keren, kalian harus ke sini. Bahkan, pantainya cetek dan bening bersih. Ada sebagian tanpa karang. Jadi bisa berenang.




Previous
Next Post »